LAMBAR - Proyek talud penahan longsor di Desa buainyerupa Kecamatan sukau kabupaten lampung barat
(Lambar) dipertanyakan. Pasalnya, pelaksanaan proyek tersebut tanpa papan
proyek, sehingga tidak diketahui besaran anggarannya, siapa pelaksananya dan
berapa lama pengerjaannya.
“Sangat disayangkan jika proyek tersebut dilakukan tanpa ada
papan proyek. Pelaksanaan pembangunan harus transparan berapa anggarannya, dari
mana anggarannya, siapa pelaksana dan berapa lama volume pengerjaannya, agar
masyarakat tahu,” tegas Anggota DPRD kabupaten lampung barat Azwar Effendi kepada
Editor lambar (25/9)
Menanggapi informasi adanya pelaksanaan proyek tanpa papan
proyek yang ada dikecamatan sukau membuat masayarakat kecewa .artiya sebelumnya, salah satu warga yang
ditanyakan soal proyek tersebut mengaku, mengetahui pekerjaan pembuatan talut
aliran persawahan warga maupun penahan longsor itu sudah berjalan sekitar
hampir satu bulan, namun tidak tahu proyek tersebut dikerjakan oleh siapa
ucapnya.
Warga setempat Ican menambahkan ,Jika ada papan proyek tentunya
akan diketahui oleh kami masyarakat, siapa pelaksana pengerjaan proyek
tersebut, termasuk berapa anggaran dan lama pekerjaannya. Setahu kami, setiap
proyek harus ada papan proyeknya,ungkap warga (WirdaYuli /Irw/editor lambar.com)
![]() |
| ilustrasi |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar