
LAMBAR- Pemerintah Kabupaten lampung barat (Lambar)menaikan
insentif bagi para guru Ngaji, imam dan Marbot Masjid.
Menurut perhitungannya,ada sekitar 673 orang yang akan
menerima insentif tersebut di tahun 2018 ini. Data tersebut diambil berdasarkan
hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihak Kantor Kementrian Agama Kabupaten
Lambar.

Kenaikan insentif tersebut, sambungnya merupakan bentuk
kepedulian Pemkab Lambar terhadap para guru Ngaji, imam dan Marbot Masjid di
Kabupaten Lambar.
Bupati Lampung Barat,Hi.Parosil Mabsus,membagikan insentif
untuk 673 orang guru mengaji,imam masjid,dan marbot untuk wilayah Kecamatan Balikbukit,Sukau,
Lumbok seminung, Batu Katulis dan
Belalau.

Pembagian insentif tersebut dilaksanakan di masjid
Baiturrohim Komplek Pemkab Lambar, menjelang penutupan safari ramadhan 1439
Hijriah, Jumat (1/6/2018).
Hadir dalam acara tersebut, jajaran pemerintahan
daerah,forkopimda,tokoh agama, tokoh masyarakat dan para tamu undangan,serta
para guru Ngaji, imam Masjid dan Marbot dari sejumlah kecamatan.
Bupati Parosil Mengatakan, bahwa program pemerintah
khususnya dalam bidang keagamaan yang telah dilaksanakan pemerintah terdahulu
terus ditingkatkan.
Seperti pemberian insentif guru ngaji,imam masjid dan
marbot, serta dalam masa kepemimpinannya para hafidz dan hafidzoh atau para
penghafal Al-Qur an pun akan mendapatkan insentif yang sama.
”Semoga pemberian insentif ini akan membantu para guru ngaji,imam Masjid dan Marbot,
jangan dilihat nilainya tapi inilah bentuk perhatian pemerintah daerah di
bidang keagamaan yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu,”ungkapnya.
Sementara itu Kabag Kesra Setdakab Lambar M.Danang Hari
Suseno,S.Ag, M.h.,Menambahkan, dibandingkan
tahun lalu,tahun ini jumlah guru ngaji, imam Masjid dan Marbot penerima
insentif bertambah.
Bertambahnya jumlah penerima insentif tersebut, berdasarkan
usulan-usulan yang disampaikan pekon kepada pemkab setempat, dan sebagian
besar usulan tersebut direalisasikan.
”Tahun anggaran 2017 lalu jumlah guru ngaji yang menerima
insentif sebanyak 680 orang dan 2018 ini menjadi 816 orang,dan khusus yang kita
bagikan hari ini.
Untuk beberapa kecamatan saja, sebab kita lakukan pembagian
zona dengan pembagian dilaksanakan pada saat ramadhan,” katanya.
Terakhir kata Danang,masing-masing pekon ada enam orang
guru Ngaji yang menerima insentif, penambahan tersebut.
Tentunya berdasarkan
usulan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, dan itu kita apresiasi
mengingat Bersama.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar