
LAMBAR-Tujuan PWI adalah Tercapainya cita-cita bangsaIndonesia
sebagaimana diamanatkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,Terwujudnya
kehidupan Pers Nasional yang merdeka, professional.
Bermartabat,dan beradab Terpenuhinya hak publik
memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar,terwujudnya
tugas pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang
berkaitan dengan kepentingan public .

PWI beranggotakan Wartawan yang melaksanakan kegiatan
jurnalistik dan orang yang berjasa kepada organisasi,oleh keanggotaan bersifat stelsel
aktif,organisasi aktif merekrut anggota.Keanggotaan PWI terdiri atas.
Anggota muda,Anggota Biasa,Anggota Luar Biasa, Anggota
Kehormatan,dengan Syarat-syarat menjadi Anggota muda adalah,Bekerja
sebagai wartawan pada perusahaan media yang berbadan hokum,tidak pernah dihukum
oleh pengadilan karena melakukan tindak pidana yang bertentangan dengan
martabat dan profesi kewartawanan.
Artinya untuk menjadi Anggota Biasa PWI seseorang harus
memenuhi persyaratan mempunyai sertifikat Kompetensi atau dinyatakan Kompeten
oleh PWI propinsi/pusat,Sudah menjadi Anggota muda .
PWI selama 2 (dua) tahun,mengajukan permohonan
peningkatan status keanggotaan,menjalankan profesi kewartawanan secara aktif, Bekerja
pada perusahaan media yang berbadan hukum.

Tidak dinyatakan bersalah oleh pengadilan negeri karena
melakukan tindak pidana yang bertentangan dengan martabat dan profesi
kewartawanan dan asas serta tujuan PWI.
Anggota PWI dilarang menjadi anggota organisasi wartawan
lainnya yang berbadan hukum di tingkat nasional dan daerah,anggota Biasa
berhak, menghadiri Konferensi Provinsi/Kabupaten/Kota dan Konferensi Kerja
Provinsi/Kabupaten/Kota.
Mengemukakan pendapat serta mengajukan usul dan saran, memilih
dan dipilih menjadi pengurus jika memenuhi persyaratan,memberikan suara pada
pengambilan keputusan yang dilakukan melalui pemungutan suara.
Anggota Muda, Anggota Luar Biasa, dan Anggota Kehormatan
dapat diundang menghadiri Kongres, Konferensi Provinsi/Kabupaten/Kota, dan
Konferensi Kerja Provinsi/Kabupaten/Kota, serta dapat mengemukakan
pendapat dan mengajukan usul atau saran.
Setiap Anggota PWI berhak memperoleh bantuan hukum atas
perkara yang dihadapi berkenaan dengan profesi kewartawanannya.
Tentunya perlu diketahui jika memang ada perubahan-perubahan
pada Peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD/PRT) PWI. Karena PD/PRT
merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan Konferkab.
Pemilihan ketua PWI menjadi sebuah upaya konsolidasi,
penataan dan optimalisasi sumberdaya manusia organisasi.
Selain itu dapat menjadikan upaya pembelajaran dan
pencerdasan untuk meningkatkan motivasi pengurus PWI kabupaten lampung barat untuk
bisa menjadikan organisasi ini sebagai bagian dari tugas-tugas yang dijalani sebagai
wartawan, khususnya dikabupaten lambar .
Ke depan, peran PWI sebagai organisasi wartawan sangat
penting, baik sebagai agen perubahan maupun dalam mengatasi permasalahan yang
dihadapi.
Mengingat baru-baru ini telah dilaksanakan Konferensi kerja
Nasional,tentunya perlu diketahui jika memang ada perubahan-perubahan pada
Peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD/PRT) PWI. Karena PD/PRT
merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan Konfercab.
Wartawan perlu terus belajar dan belajar karena hanya
wartawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan menulis yang bisa
memberikan inspirasi dan kemaslahatan bagi banyak orang.
Karya
jurnalistik wartawan yang baik adalah karya yang dapat memberi manfaat bagi
banyak orang Karya jurnalistik seperti itu hanya bisa dihasilkan oleh wartawan
yang profesional dan memiliki kompetensi
Sebagai organisasi kewartawanan tidak boleh meminta bantuan
atau sumbangan dari pihak mana pun untuk alasan meningkatkan kesejahteraan wartawan,
hanya boleh menerima bantuan bila bantuan tersebut semata-mata untuk
meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme wartawan dan uji kompetensi.
Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ke-5 Tahun 2018
yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Liwa, Kamis (19/7/2018). Acara sekaligus
dibuka Oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Dan Dihadiri oleh Wakil Bupati
Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin.
Serta Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar,
SE.,Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan H.Yulizar Kundo, Wakil Sekertaris Zahri
Basran, Sekertaris Hermansyah S, Anggota DPRD, Asisten Bidang Pemerintahan Dan
Perekonomian Ir.Natadjudin Amran, Forkopimda, Beberapa Kepala OPD, Dan
Rekan –Rekan Wartawan.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Menyampaikan Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) adalah sebuah organisasi profesi yang merupakan suatu
wadah tempat bernaungnya para insan pers atau wartawan dalam menjalankan
profesinya. Profesi wartawan, adalah profesi yang penuh dengan tantangan
dan resiko, namun mulia, karena profesi ini bersandar pada upaya
menyampaikan, menyebarluaskan dan mengkomunikasikan kebenaran kepada
masyarakat.
Selanjutnya tanpa kerjasama dari segenap komponen
masyarakat khususnya kalangan pers, maka pelaksanaan pembangunan di lampung
barat akan berjalan biasa -biasa saja, sementara kita menginginkan laju
pembangunan bergerak dengan cepat.
Dan berlangsung secara sehat dan dinamis dan
tentunya dukungan peran serta insan pers
sangat besar dalam menyampaikan dan menyebarluaskan hasil-hasil dan pelaksanaan
pembangunan di lampung barat ini.
Tugas dan tanggung jawab insan pers di dalam
menginformasikan program-program pembangunan pemerintah daerah sangat
diperlukan sekaligus memantapkan posisinya sebagai mitra bagi pemerintah daerah
untuk mendukung suksesnya pelaksanaan program pembangunan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar,SE.,menyampaikan
konferkab PWI Lambar yang kita selenggarakan ini merupakan lembaga
permusyawaratan tertinggi ditingkat kabupaten atau kota setelah konferensi
provinsi, yang diwajibkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga PWI.
Terus konferensi ini ,kita jadikan momentum yang sangat
tepat untuk mengavaluasi tentang program yang telah dilaksanakan maupun yang
belum, hal ini guna menjadi bahan untuk penyusunan program yang akan datang.
“Berkaitan dengan penyusunan program kerja tersebut, kami mengharapkan kepada
anggota PWI yang mengikuti konferensi hari ini, agar tidak mulu –muluk ,tetapi
realistis dan yang terpenting adalah tepat guna bagi kelanggengan pembangunan
kabupaten Lambar”,harapnya.
Kemudian perubahan dalam bidang teknologi informasi pun
terjadi setiap saat. Hanya orang-orang yang mampu mengantisipasi dan mengikuti
perkembangan dan perubahan yang akan bertahan.
Wartawan dalam menjalani tugas
profesinya harus terus berinovasi. Karena inovasi merupakan salah satu ciri
provesioanal, selain menunjukkan komitmen pada kualitas.
Ketua PWI Kabupaten Lampung Barat Vicky Andreas F
menyampaikan diakhir masa jabatannya , PWI Kabupaten Lambar periode 2015-2018
masih memiliki satu tugas terakhir yang harus diselesaikan.
Yaitu menghantarkan
PWI Lambar hingga pada tingkat konferensi sebagai lembaga permusyawaratan
tertinggi yang kemudian memilih dan menetapkan para kader-kader terbaik PWI
Lambar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan tiga tahun mendatang.
Selanjutnya dalam perjalanannya kepengurusan PWI Lambar
periode 2015-2018 sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan
didirikannya PWI, salah satunya adalah dengan mengembangkan profesionalisme dan
kompetensi wartawan, sehingga dapat dengan baik.
Memberikan hak publik
memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar. Saat ini , PWI Lambar telah
memiliki 16 orang yang telah dinyatakan berkompeten oleh dewan pers dan PWI
pusat berdasarkan hasil uji kompetensi wartawan. Pihak mengharapkan kedepan
akan lebih banyak lagi wartawan lambar yang menyandang status kompeten.(Editorlambar.com)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar