
LAMBAR- Akhir-akhir ini jadi selalu ingin posting tentang
daerah Lampung. Tapi ini bukan suatu hal yang aneh rasanya, melainkan suatu
kebanggaan menurut kebanyakan orang, jadi suatu hal yang lumrah.
Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat adalah
pilihan tepat bagi penyuka dan penikmat kopi di belahan bumi manapun.
Untuk kali ini tentang hasil bumi yaitu kebun kopi. Kopi
robusta sang raja rasa khas Lampung Barat yang menjadi kebanggaan masyarakat
daerah Lampung Barat,sebagian besar masyarakat Lampung Barat berkebun kopi.
Meskipun ini bukan pekerjaan yang ringan dan sederhana
mengingat Lampung Barat adalah daerah yang sebagian besar daerah perbukitan
dengan ketinggian 500 - 1.500 meter daerah permukaan laut (MDPL) dilingkupi
oleh hutan tropis dan lembah.
Di Lampung Barat kopi sudah ada sejak lama dan tak bisa
dipisahkan dari rakyat Lampung Barat,Sudah banyak penyair yang mengabadikannya
lewat karya-karyanya.
Baik melalui puisi ataupun cerita pendek yang terinspirasi
dari kebun, pohon, kuntum bunga, daun dan petani kopi itu sendiri.
Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat,tidak hanya
diabadikan lewat puisi maupun cerpen, tapi diabadikan lewat lirik-lirik lagu
yang dirangkai dengan apik.
Menarik sehingga yang sedang merantau jauhpun rindu ingin
pulang ke kampung halaman, rindu akan aroma bunga kopi yang semerbak saat pohon
kopi mulai berbunga.
Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat sudah
terkenal hingga penjuru Nusantara dan mancanegara. Mengingat rasa kopi dari
Lampung Barat memang sudah berkelas,sekelas dunia.
Nah Ini,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat Melalui Dinas
Perkebunan Dan Peternakan Lampung Barat menggelar Rapat Dalam Rangka Evaluasi Persiapan
Festival Kopi Lampung Barat Tahun 2018 yang akan di Laksanakan pada 21-23 Juli
2018.

Di Kampung Rigis jaya Kecamatan Air hitam DenganTema
Indonesia Negeriku Liwa Kopiku,Di Ruang Rapat Kagungan Pemkab Lambar,Selasa (5/6/2018).
Acara yang di hadiri oleh Kadis Perkebunan danPeternakan,
Tri Umaryani, KadisPertanian Ir. NoviardiKuswan, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Drs. Mansolihi , CEO, Kepala OPD ,Camat, BPS
,TNBBS ,Dan Panitia Festival Kopi Dan Undanganlainnya.
Tri Umaryani menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut adalah
untuk Mempromosikan kopi robusta Lampung kepada masyarakat Nusantara dan internasional.
Juga menghadirkan berbagai varian single origin dari seluruh
Indonesia yang akan diwakili oleh petani pekebun dari masing-masing daerah.
Untuk meningkatkan pengetahuan tentang kopi serta industrinya
dan meningkatkan partisipasi dan pengetahuan tentang kopi serta masyarakat khususnya
pada generasi muda agar bangga dan mencintai kopi Indonesia,katanya.
Selanjutnya pada acara tersebut akan di gelar rangkain Seminar,
Round Table, Bazar Kopi, Pasar Rakyat, Launching Kampung Kopi, Panen Raya, Barista
Competition, Lomba Photo graphy, Lomba Lukis Ampas Kopi Dan Klinik Kopi.
Kemudian untuk jadwalnya Adalah Day One( Opening,Ceremony,
Seminar, Gala Dinner, Bazar Kopi, Pasar Rakyat ).
Pertunjukan Seni Dan Live Musik Day Two (Panen Raya,
Launching Kampung Kopi,Barista Competition,Lomba Lukis Ampas Kopi),Dan Day
Three ( Klinik Kopi dan Closing Ceremony).
PesertanyameliputiPetani,Perkebunan,InstansiPemerintahPusat,Provinsi,Kabupaten,Daerah Penghasil kopi Se Indonesia, Mahasiswa Pelajar,Investor ,Perguruan Tinggi ,LembagaPendidikan
,LembagaRiset.
Stakholder kopi,lembaga keuangan,perbankan,processor,
IndustriPengolahan kopi,Roastery,Pabrikan Kopi, ProdukMesin dan Perlengkapan
Kopi, Kuliner,Minuman Kopi danTurunannya, Produkturunanberbahandasar kopi dan Merchandise Kopi sertaCafé,Kedai ,Warung
Kopi.
Lebih lanjut Rangkain tersebut meliputi Seminar Di tengah-tengah
industri kopi yang terus bergeliat masih banyak tantangan yang dihadapi dan
juga peluang bagi pelaku usaha kopi baik petani maupun pengusaha robusta.
Akan mampu menjawab tantangan dan peluang dalam mengembangkan
kopi robusta kedepan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat .
Kemudian gala Dinner Meliputi Bazar kopi pameranini melibatkan
seluruh pengusaha, petani, daerah penghasil kopi se Indonesia serta stakeholder
kopi lainnya yang akan menampilkan produk Kopi, kreasi KOPI dalam berbagai jenis
olahan dan turunan serta produk mesin dan perlengkapannya”, Ujarnya.
Terus Rangkaian acara Festival kopi juga akan dimeriahkan dengan
acara pasar rakyat dengan agenda kegiatan sebagai berikut Pasar Rakyat,
GelarJajanan Jadul, LayarTancap,Wahana Permainan Anak dan Lampion Terbang.
Lanjut.
Launching Kampung Kopi ( “ Coffee Land Rigis Jaya “ )Sektorpariwisata
yang merupakan sektor yang potensial untuk dikembangankan sebagai salah satu sumber
pendapatan daerah.
Program pengembangan dan pemanfaatan sumber daya dan potensi
pariwisata daerah diharapkan dapat memberikan sumbangan pendapatan asli daerah,
agro wisata kampung kopi.
Dengan Panen Raya kopi Lampung Barat terkenal sebagai penghasil
kopi terbesar khususnya Robusta.
Harapannya dengan adanya Panen Raya Robusta Lampung Barat
bisa secara langsung mengajak Wisatawan untuk terjun langsung memetik hasil panen
kopi masyarakat dikebun kopi.
“Barista Competition meliputi lomba uji cita rasa kopi dan manual Breawing Di Lanjutkan Dengan lomba lukis ampas kopi Sebuah karya seni yang menggunakan bahan limbah ampas kopi dimana Lambar
adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia.
Dengan adanya lomba ini diharapkan khususnya pada anak muda
di Lampung dapat mengembangkan potensi yang dimiliki”,Paparnya.
Terakhir Klinik Kopi ini adalah Pelatihan yang akan di
mentorioleh team dari Coffeelab 5758, Viva Barista, Rumah Ranindan KPKL
khususnyaTentang Cara Pengolahan Kopi Yang Baik Dan Benar.
Serta PelatihanTentang Cara Penyeduhan Kopi Edukasi atau pelatihan
ini Dihususkan kepada Petani Kopi , Pelaku Usaha kopi dan Masyarakat Umum Khususnya
Penikmat Kopi .(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar