
BANDUNG-Partisipasi Babinsa yang turun langsung ke
lingkungan masyarakat dan ikut membangun infrastruktur pedesaan mendapat pujian
khusus dari Presiden Joko Widodo.
Saat acara pengarahan Presiden kepada Babinsa
berlangsung,sempat ditayangkan sebuah video yang memperlihatkan sejumlah
kegiatan sosial yang dilakukan Babinsa untuk membantu masyarakat seperti salah
satunya membangun jembatan untuk anak-anak sekolah.
Itu menjadi sebuah nilai yang lebih bagi Babinsa yang tadi
memberikan pelatihan mengenai pertanian,ya memang itu yang kita perlukan,ikut
membangun infrastruktur di desa,itu yang sangat bagus,mungkin ide-ide dan
gagasan bisa dikomunikasikan ke kepala desa untuk membangun, ucapnya menanggapi
aksi sosial Babinsa.
Berbicara di hadapan 4.505 anggota Babinsa yang hadir di
Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Selasa, 17 Juli 2018, Presiden
Jokowi menyinggung soal program dana desa yang dikucurkan tiap tahunnya.
Pemerintah
pusat hingga saat ini telah mengucurkan banyak dana yang semakin meningkat tiap
tahunnya untuk membangun desa-desa di seluruh Indonesia.
Kita tahu sekarang ada yang namanya dana desa,tahun 2015
telah kita kucurkan Rp20 triliun, 2016 kita kucurkan Rp47 triliun, 2017 kita
kucurkan Rp60 triliun, 2018 kita kucurkan lagi Rp60 triliun.
Artinya sampai
sekarang yang kita gelontorkan dana desa ke daerah-daerah sudah Rp187 triliun,jumlah
yang sangat besar,” kata Presiden.
Dalam hal ini, Presiden berpandangan bahwa Babinsa dapat
mengambil peran untuk menyukseskan pembangunan desa melalui program dana desa
tersebut,babinsa menurutnya dapat bermusyawarah dan memberikan saran-saran bagi
pihak desa mengenai pembangunan untuk kepentingan bersama.
Ini kalau diajak musyawarah dalam lingkup desa, sampaikan
hal-hal penting yang mungkin belum diakomodasi untuk bisa dimasukkan untuk
kemanfaatan rakyat. Membangun jembatan untuk anak-anak sekolah misalnya.
Sangat ironis bahwa Rp187 triliun sudah kita gelontorkan ke
desa tetapi masih ada jembatan seperti itu,ucapnya sambil mengomentari
pembangunan jembatan oleh Babinsa yang ditayangkan dalam video sebelum
pengarahan berlangsung.
Peran nyata anggota Babinsa dan TNI juga diakui oleh
Presiden sangat dibutuhkan dalam pembangunan nasional. Keterlibatan TNI bersama
dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memang telah dilakukan
sebelumnya di sejumlah wilayah.
Kementerian PU bersama TNI membangun bersama jalan-jalan di
perbatasan dan di tempat sulit. Karena memang kemampuan TNI ada di situ,situasi
keamanan juga tidak memungkinkan kontraktor untuk membangun di daerah-daerah
yang masih rawan,Nyatanya (bersama dengan TNI) kita juga bisa membangun jalan
yang baik,” tuturnya.
Presiden sekaligus juga menegaskan, bahwa sejumlah
pembangunan tersebut dibutuhkan oleh negara kita untuk dapat bersaing dengan
negara-negara lain.Sebab, dalam beberapa hal, Indonesia masih harus mengakui
ketertinggalan bila dibandingkan dengan negara lainnya.
Kita ingin negara kita ada di depan, bukan di tengah, atau
di belakang,tapi ini butuh kerja keras. Pembangunan itu butuh stabilitas
politik dan keamanan,itu menjadi tugas kita semuanya,” ujarnya. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar