Pembangunan
Listrik Menuju Lampung Terang 2018
LAMBAR-Rapat
Koordinasi Pembangunan Listrik Desa Tahun 2017 yang di Gelar oleh Bagian
Perekonomian Sekdakab Lambar bersama dengan PT. PLN Distribusi Lampung Di Ruang
Rapat Pesagi Pemkab Lambar Selasa (26/9).
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Lambar Drs. Makmur
Azhari , General Manager PT. PLN Distribusi Lampung Julita Indah , Asisten I
Bidang Pemerintahan Drs. Adi Utama , Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional
Wilayah II, Manager PT. PLN (Persero) Rayon Liwa, Kepala OPD Kabupaten
Lambar, dan moderator PLN dan Undangan Lainnya.
Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Makmur Azhari menyampaikan
Rakoor ini bertujuan supaya terjadi koordinasi yang baik untuk menuju Lampung
terang, dan tentunya patut kita syukuri, berkat kerja sama yang baik antara
Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat dengan pihak PT PLN mulai dari
Tingkat Pusat, Wilayah Lampung, Cabang Kotabumi, hingga tingkat Ranting Liwa,
Jaringan yang selama ini dibangun, hingga saat ini dari 131 Pekon Di Kabupaten
Lampung Barat Hanya 9 Pekon Yang Belum Berlistrik. 9 Pekon Tersebut masih di
upayakan kedepan agar segera dapat menikmati aliran listrik.
Rakor ini merupakan upaya untuk berkoordinasi tentang
kendala dan antisipasi menuju Lampung Terang, kita tentu berharap akan
dihasilkan rumusan-rumusan terbaik untuk mengatasi dan meningkatkan peran
pemerintah daerah serta stake holder terkait untuk menuju lampung terang.
Terkait dengan adanya gardu induk (GI) di Batu Brak yang
belum beroperasi agar dapat disegerakan dan dapat dicarikan solusi terhadap
hambatan yang ada sehingga gardu induk tersebut dapat beroperasi. sehingga
kebutuhan listrik di kabupaten lampung barat akan terpenuhi dengan baik. Diharapkan
kedepan agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat tentang aliran listrik,
baik itu tentang pemadaman listrik maupun keluhan tentang daya listrik yang belum
maksimal.
Manager PT PLN Distribusi Lampung Julita Indah menyampaikan
Progres Perkembangan Pembangunan Lisrik Desa Pada Roadmap 2017-2018 yang juga
disusun oleh PT.PLN Persero Distribusi Lampung yang rencana pengemangan system
dimasa mendatang yang menyangkut rencaa pengembangan listrik desa beberapa
tahun kedepan yang merupakan kelanjutan dan roadmap tahun sebelumnya. Tentunya
yang menjadi target survey dalam Roadmap Listrik Pedesaan ini yang tersebar
diseluruh Lampung termasuk Lambar.“Kita berharap agar target tersebut segera
terealisasi oleh PLN agar semua pekon dapat teraliri listrik dan yang
terpenting PLN sesegera mungkin menyelesaikan pembangunan tentunya atas izin
pemerintah daerah”, Ujarnya
.
Selanjutnya dengan adanya listrik pihaknya yakin akan bisa
meningkatkan tarap kehidupan warga apalagi listrik memang menjadi kebutuhan
utama di rumah tangga. Selain itu listrik juga akan membuka kesempatan
masyarakat untuk menerima informasi dari luar melalui televisi dan media.
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan melalui diskusi diharapkan Rasio
elektrifikasi dan rasio desa berlistrik 2017 akan mencapai seperti yang telah
ditargetkan sebesar 84.72%.
“Kendala-kendala yang dihadapi saat ini seperti
insfrastruktur belum memadai khususnya jalan dan ketersediaan jembatan sehingga
sulit dalam mobilisasi material saat konstruksi dan mobilisasi operasional.
Sebaran lokasi gardu induk yang tidak merata sehingga banyak tegangan ujung
penyulang 20Kv diluar standar.kemudian terdapat 10 desa yang berada dipulau
terluar,2 kecamatan dan 13 desa di kawasan hutan TNBBS”, Ungkapnya.
Terus, tiga desa yang wilayahnya terletak dikawasan hutan
lindung dan hutan produksi serta hutan produksi terbatas, satu kecamatan dan 8
desa di dalam kawasan PT.AWS,1 kecmatan dan 11 desa dikawasan PT.INDO
LAMPUNG Serta 1 desa terapung di muara sungai way tulang bawang.
Diharapkan bantuan rasio elktrifikasi 100% ditahun 2019
nanti dengan perbaikan dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung
pembangunan listrik desa, percepatan pembangungan agar pembangunan energy
terbarukan 4 des yang melewati TNBBS bisa teralisasikan serta PEMDA dapat
menjadi mediator untuk jaringan yang akan melintasi kawasan PT.AWS dan PT.INDO
LAMPUNG. .(Wirdayuli/Irw/Editor Lambar.Com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar