
LAMBAR-Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH)
di Kabupaten lampung barat (Lambar) khususnya dikecamatan sukau disinyalir
belum tepat sasaran.
Pasalnya saat ini warga yang sangat membutuhkan bantuan tersebut
malah tidak menerima diduga kuat jika malah warga yang kategori sejahtera
justru menerima bantunan tersebut.
Ini disampaikan sejumlah masyarakat kepada EditorLambar
(16/4) pagi,warga juga menyayangkan jika data penerima PKH banyak yang tidak
sesuai dan tepat sasaran.
" Di desa kami,
orang yang punya mobil dan punya banyak kebun dapat PKH,Tapi warga yang miskin
justru tidak mendapatkannya ".
kata Ibu Rumah tangga Wil,warga simpangSeblat,
Kecamatan sukau.
Petunjuk dari Kementerian Sosial (Kemensos) menerapkan
prosedur ketat dalam sistem targeting Program Keluarga Harapan (PKH) tahun
2018.
Langkah tersebut dilakukan seiring perluasan jumlah Keluarga
Penerima Manfaat (KPM) PKH begitu juga beberapa desa/pekon dikabupaten lambar.
Penerima PKH juga tidak tepat sasaran artinya penerima yang
seharusnya membutuhkan justru tidak dapat.
" Di Pekon kami,banyak
orang miskin tak dapat PKH,Tapi orang kaya ada yang mendapatkannya,” ungkap
warga kecamatan sukau pekon simpang seblat kecamatan sukau “.
Lain halnya diungkapkan warga pekon Pagar dewa mengatakan ia
menjelaskan,upaya pemerintah memperkuat sistem data kemiskinan yang terpadu.
Melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next
Generation (SIKS-NG) yang dibangun oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin)
Kementerian Sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten lampung barat Drs Gison Sihite
,didampingi oleh kabit jamsos (Jaminan Sosial) Feri Istanto.
Senin (16/4)
mengatakan, jika data penerima PKH sama dengan data penerima Rastra.
Ia mengakui, memang banyak kecamatan dari masyarakat terkait
penerima PKH tak tepat sasaran.
Kini pihaknya tengah melakukan validasi ulang data penerima
bantuan PKH tersebut " Saat ini kita sedang melakukan validasi data
penerima,” ungkapnya.
"Sistem Targeting PKH merupakan bagian yang terintegrasi
dengan SIKS-NG,Dengan demikian bantuan sosial PKH yang disalurkan pemerintah
lebih tepat sasaran,"
Mengapa,Bantuan PKH di kecamatan sukau yang miskin kok tidak
mendapatkan,sedangkan yang kaya memdapatkan.
Apakah ini kesalahan dari pusat
atau dari perangkat desa,tolong di usut .
"Bantuan sosial PKH, Rastra maupun BPNT cakupannya
sangat signifikan sudah tentu diharapkan memberikan efek kepada pengurangan
kemiskinan dan kesenjangan,"
Sekedar diketahuii,PKH adalah program dari Kementerian
Sosial RI bagi keluarga miskin / tidak mampu dengan sasaran.
Wanita yang mempunyai anak balita; anak usia sekolah;
anggota keluarga ada penyandang cacat dan lansia usia 70 tahun.
Data penerima program PKH berdasarkan Basis Data Terpadu ( BDT ),apabila ada penerima bantuan PKH yang tidak tepat sasaran.
Mohon dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten lampung barat,dan
akan dilakukan verifikasi oleh pendamping PKH .(Ir/EditorLambar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar