
LAMBAR- Material longsor menutupi jalan yang berdampak pada
gangguan lalulintas,para supir kenderaan yang mau melintas terpaksa gotoroyong agar
tidak terlalu lama akses jalan tertutup longsor,membersihkan material dengan
alat seadanya.
Artinya Kejadian pohon tumbang dan tanah longsor masih
terjadi di wilayah DIPAL 11 kawasan TNBBS,Masyarakat diminta untuk waspada. Terutama
jika bertempat tinggal di daerah rawan longsor dan pengguna jalan yang melintas
di kawasan rawan pohon tumbang. Akibat kejadian bencana ini,akses jalan sempat
tertutup. Seperti yang terjadi jum'at,
(2/11/2018).

Pohon tumbang disebabkan karena cuaca tidak menentu, hujan
deras disertai angin kencang. “Kondisi pohon juga sudah rapuh, sehingga ketika
diguyur hujan jadi tumbang,”.Arus lalu lintas sempat lumpuh total. Berselang
sekitar berjam-jam, pohon tumbang baru berhasil dievakuasi.Saat ini akses jalan
sudah kembali normal,”.
Hujan dangan insensitas yang cukup deras sampai denag Pkl
14.20.sehingga menggerus bagian tebing disekitar lokasi kejadian yang
mengakibatkan tanah longsor dan menumbangkan satu batang pohon.
Menutupi bagian
badan jalan,pada saat kejadian tidak ada korban jiwa melainkan jalan tertutup
kerna lonsor disusul dengan pohon tumbang.Penanganan dari pihak pemerintah
daerah dalam hal ini BNPBD (Badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten
Pesibar belum ada waktu kejadian .
Dengan pembukaan /pembersihan badan jalan yang tertutup oleh
pohon tumbang dan lumpur matrial longsor dilakukan secara manual bersama - sama
oleh para pengguna jalan baik Ran Roda 2 Maupun Ran Roda Dua Yang hendak melintas pasca kejadian dengan
menggunakan alat seadanya .
Pada Pkl.16.20.Wib.badan jalan sudah terbuka dan sudah dapet
digunakan kembali oleh para pengguna
jalan baik Roda 2 Maupun Ran Roda 4.dengan lancar perlahan.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar