
LAMBAR- Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi
masyarakat. Sebagai kebutuhan dasar pangan mempunyai arti dan peran yang sangat
penting bagi kehidupan suatu bangsa.
Ketersediaan pangan yang tidak memenuhi
kebutuhan masyarakat dapat menciptakan ketidakstabilan ekonomi berbagai
gejolak sosial dan politik dapat juga terjadi jika ketersediaan pangan
terganggu kondisi pangan yang kritis bahkan dapat membahayakan stabilitas
ekonomi nasional.

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pangan sering
diidentikkan dengan beras sebagai jenis makanan pokok utama, beras juga
merupakan sumber utama pemenuhan gizi yang meliputi kalori,protein,lemak dan
vitamin.
Pemerintah daerah selalu berupaya untuk meningkatkan ketersediaan
pangan terutama yang bersumber dari peningkatan produksi untuk Wujudkan
Ketahanan Pangan Pertimbangan tersebut menjadi semakin penting bagi masyarakat karena
jumlah penduduknya semakin besar dengan sebaran populasi yang luas dan cakupan
geografis yang tersebar.
Selain meningkatkan hasil pertanian,pemerintah kabupaten
lambar juga berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui
pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pertanian seperti pembangunan
bendungan untuk irigasi pertanian dan akses jalan raya. Petani yang sejahtera
akan menciptakan kondisi daya saing perekonomian meningkat.

Jum'at (26/10/2018), Panen Raya Padi digelar di Pekon
Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh,dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung
Barat Parosil Mabsus ikut berbaur bersama masyarakat setempat untuk merayakan
pesta panen tahun ini.
Pakcik sapaan akrab Bupati Lampung Barat menyampaikan bahwa
"pemerintah dan seluruh masyarakat tani Indonesia harus gigih melaksanakan
program peningkatan produksi pangan dan Presiden Republik Indonesia secara
tegas menginstruksikan pentingnya swasembada padi atau beras dan bahan pangan
lainnya seperti jagung dan kedelai", jelasnya.
Selanjutnya,Pemerintah berusaha untuk terus meningkatkan
produksi pangan melalui program dan kegiatan yang dapat meningkatkan produksi
padi diantaranya fasilitas penggunaan benih unggul bermutu bagi petani melalui
bantuan subsidi benih padi, bantuan sarana irigasi, alat mesin pertanian dan
intensidikasi padi.
Sedangkan untuk peningkatan indeks pertanaman dengan
memanfaatkan alsintan dan penerapan teknologi bercocok tanam (Jajar Legowo,
Padi Gogo/Gogo Rancah Dan Sebagainya).
Selanjutnya ada bantuan langsung permodalan melalui Program
Pengembangan Usaha Agbisnis Pedesaan (PUAP)
dan Kredit Usaha Rakyat (KUR),Program jaminan usaha tani melalui Asuransi
Usaha Tani Padi (AUTP) dan terakhir pengamanan produksi melalui gerakan
pengendalian hama dan penyakit.
Guna mengatasi gangguan Organisme Pengganggu
Tanaman (OPT) dan pengamanan kualitas produksi dari residu pestisida serta
kehilangan hasil akibat penanganan panen dan pascapanen karena Lampung Barat
bertekad dapat memproduksi padi minimal 171,867 TON GKG,tandasnya.
Harapannya "masyarakat dapat memanfaatkan bantuan
pemerintah dengan baik dan digunakan oleh seluruh petani di Kecamatan Suoh dan
Bandar Negeri Suoh agar dapat terwujud ketahanan dan kedaulatan pangan, serta
masyarakat dipersilahkan untuk menyampaikan saran kepada pemerintah jika ada
permasalahan dalam hal pertanian, tutupnya.
Laporan Kepala Dinas Pertanian dalam hal ini diwakili
Sekretaris Dinas Pertanian Agus Basmar menjelaskan bahwa bantuan pemerintah
untuk Kecamatan Bandar Negeri Suoh terdiri dari 3 unit Combine Harvester, 1 unit Vertikal Dryer.
Benih padi 100.64 Ton, 1 unit pengolah pupuk organik, racun tikus 80 Kg, 21 unit Hand tractor dan 2 unit Power
thrasher, pembangunan irigasi dan parit arau embung 16 unit untuk suoh
sedangkan untuk Kecamatan Suoh yaitu 3 unit Combine harvester, benih 66,30 Ton, 1 unit pengolah pupuk organik, 2 unit Power thrasher, racun tikus 80 kg, hand
tractor 5 unit dan pembangunan irigasi dan parit 6 unit untuk BNS serta untuk
kedua kecamatan tersebut diberikan 40 unit pompa air.
Kemudian, di tempat
terpisah bupati meresmikan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang yang bersumber
dari Dana Alokasi Khusus (DAK) terletak di Pekon Gunung Ratu Kecamatan Bandar
Negeri Suoh.Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur Forkompinda, unsur OPD,
anggota DPRD, Camat Suoh dan Camat Bandar Negeri Suoh serta masyarakat
setempat. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar